“Matikan lampu, sibukkan anak-anak..”

Seorang laki-laki datang menghampiri Rasulullah SAW. dan berkata, “Wahai Rasulullah, saya adalah orang yang sangat lapar lagi tidak mendapatkan makanan”. Maka Rasulullah SAW. bertanya kepada beberapa istri beliau, “Apakah kalian mempunyai makanan?”, namun jawabannya satu, “Demi Allah yang mengutus Anda dengan kebenaran, kami hanya mampunyai air”.

Maka, Nabi Muhammad SAW. berdiri di tengah-tengah para sahabat beliau dan berkata, “Siapakah di antara kalian yang bersedia menerima orang ini sebagai tamunya?” Dengan tanggap, salah seorang dari kalangan Anshar berkata,”Wahai Rasulullah, saya akan menerimanya sebagai tamu”.

Dibawalah tamu itu ke rumahnya. Lantas dia bertanya kepada istrinya, “apakah kamu mempunyai makanan?” Istrinya menjawab, “Tidak, yang ada hanya cukup untuk persediaan anak-anak kita saja”.

Berkatalah sahabat mulia ini, “Sibukkanlah mereka dengan sesuatu. Jika mereka menginginkan makan malam, ajaklah mereka tidur hingga tamu kita datang. Kalau sudah datang, letakkanlah makanan itu dan padamkanlah lampu, supaya ia beranggapan bahwa kita ikut makan bersamanya. Agar ia mau makan, letakkanlah makanan itu di hadapannya”.

Akhirnya tamu itu duduk dan makan. Ketika waktu subuh datang, sahabat yang mulia ini pergi ke masjid. Maka Rasulullah SAW. berkata kepadanya, “Sesungguhnya Allah sangat ta’jub terhadap apa yang kalian berdua lakukan tadi malam”.

Peta Pasar grosir Untuk Pemula Versi Mukhlis

Ditulis oleh mukhlisukses di/pada 20 April, 2008

Untuk Anda yang baru mau memulai berdagang,ada banyak hal yang harus Anda ketahui.Salah satunya adalah dengan mengetahui jalur distribusi barang yang lebih pendek,karena semakin pendek jalur distribusi barang yang bisa Anda tembus semakin murah pula harga produk yang Anda dapatkan.

Kalau nggak salah menurut teorinya Robert Kiyosaki,keuntungan yang kita dapat itu bukan pada saat menjual tetapi pada saat membeli.Semakin baik harga yang kita dapat pada saat membeli akan memberi keuntungan yang lebih baik pada saat menjual.

Ini sedikit peta yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan barang dagangan dengan harga lebih kompetitif menurut yang saya ketahui;

#Untuk produk garmen.Anda bisa mendapatkanya di pasar Tanah abang,pasar Jatinegara,ITC Mangga Dua dan pasar Cipulir.Detilnya begini;

@Untuk busana Muslim.jilbab,mukena,baju koko,baju muslim anak biasanya lebih murah di “Pasar Tasik” yang hanya bisa Anda temui setiap hari Senin dan kamis yang berlokasi di Blok F2 lantai 5,di depan Stasiun Tanah Abang dan jalan menuju blok F serta di JaCC waduk melati.Tersedia juga di blok F1,F2,F3 serta di ruko-ruko blok F dengan harga yang lumayan murah atau bisa juga di blok A dan pasar Jatinegara.

@Untuk blus,rok dan atas bawah bisa Anda dapatkan di “Pasar Tasik”,blok F,Blok F1dan F2 serta blok A dan Metro Tanah Abang atau pasar Jatinegara.

@Untuk sarung dan sajadah bisa Anda dapatkan di ruko blok F,blok F,blok A dan ruko di AURI serta di pasar Jatinegara

@Khusus baju anak muslim bisa juga Anda dapatkan di Blok A lantai D/LG dan di blok F,untuk beberapa merek terkenal semisal Dannis ada di Ruko Blok F,Blok A lantai G dan B1 dekat Bank Mandiri

@Untuk baju dewasa (kemeja,kaos,celana,jaket,topi dll) dan anak yang umum bisa ditemukan di semua blok di tanah Abang termasuk Metro Tanah Abang,di Jatinegara juga banyak pilihan begitu juga di ITC Cipulir dan ITC Mangga Dua.

@Untuk baju cewek umum bisa Anda dapatkan di ITC Mangga Dua,serta hampir disemua blok di Tanah Abang ada,atau di pasar Jatinegara dan Cipulir

@Untuk batik menurut saya yang paling lengkap di Blok A Tanah Abang lantai 2,walaupun di Jatinegara,ruko AURI dan ITC Cempaka Mas juga ada.

@Untuk Under Wear bisa di dapatkan di Jatinegara serta di Tanah Abang blok A lantai 1 dan blok F

#Untuk produk Sepatu dan sandal,bisa Anda dapatkan di pasar Anyar Bogor dan pasar Jatinegara lantai 2.

#Untuk Produk Aksesoris,Anda bisa hunting di pasar Asemka serta pasar Jatinegara lantai Besement.Untuk Anda yang beli dalam jumlah besar,misalnya;membeli satu jenis produk sebanyak 1 gross (12 lusin) biasanya lebih murah bila membeli di Asemka terutama untuk produk Cina yang pasti lebih murah di Asemka karena kebanyakan yang punya toko adalah importir langsung.

#Untuk produk ATK,Anda bisa dapatkan di Asemka,Jatinegara serta ITC Mangga Dua

#Untuk mainan anak-anak,bisa Anda dapatkan di Asemka,pasar Inpres Senen,pasar Jatinegara dan pasar Gombrong

#Untuk produk jam tangan dan jam dinding bisa Anda dapatkan di pasar Inpres Senen serta di Asemka

#Untuk produk kaca mata bisa Anda dapatkan di Asemka dan pasar Senen

#Untuk renda,pita,benang dll bisa Anda dapatkan di ruko AURI Tanah Abang,ruko blok F serta beberapa kios di blok F2 dan blok A.Di pasar jatinegara lantai besement juga ada

#Untuk bahan kaos dll bisa Anda dapatkan di ruko AURI Tanah Abang,F2 lantai 4 atau di Bandung Jl. Otista.

#Untuk bahan kain bisa Anda dapatkan di Tanah Abang blok A lantai B2&1,pasar Cipadu atau di Bandung Jl.Tamim dan sekitarnya.

#Untuk produk pecah belah seperti tempat sabun,sapu,kursi plastik,gayung dan lain sebagainya bisa Anda dapatkan di Jatinegara dan Jembatan lima.

#Untuk perlengkapan dagang seperti patung kepala,gantungan baju dll bisa Anda dapatkan di Tanah Abang seperti di PD.Steel dan ada juga pasar Jatinegara tetapi untuk khusus display aksesoris lebih lengkap di Asemka.

Untuk saat ini,itulah yang saya ingat dan saya ketahui tentang tempat belanja grosir,bila ada yang salah tolong di ralat atau ditambahkan sesuai yang Anda ketahui.

Semoga bermanfaat,dan bila ada yang mau ditanyakan atau mau sharing,saya bisa di hubungi di 08128844666

salam sukses slalu…

By:Mukhlis,Owner BM.Raihan

http://mukhlisukses.wordpress.com

iPhone Memiliki Aplikasi Web Porn

ipornMeski sering diprotes soal konten aplikasi iPhone yang kontroversial, Apple rupanya tak kapok. Suka atau tidak, iPhone kini memiliki aplikasi web khusus orang dewasa yang penuh dengan konten berbau seks.

Aplikasi web khusus orang dewasa pertama itu diberi nama iPorn. Aplikasi ini menawarkan keanggotaan gratis bagi pengguna iPhone berusia 18 tahun keatas untuk mengakses konten-konten yang mengeksplorasi sensualitas.

iPorn memungkinkan anggotanya melakukan posting, streaming dan sharing foto dan video seksi bersolusi tinggi. Mereka bisa bertemu dan berinteraksi dengan member lain, mengirim pesan pribadi satu sama lain dan berteman dengan banyak orang yang bisa saling bertukar cerita tentang gairah seks.

Pengguna juga bisa berinteraksi secara personal dengan para penjaja seks amatir maupun profesional melalui video webcam. Video dalam website itu kemudian dapat dikirim ke iPhone atau iPod mereka. Versi lain aplikasi serupa ini rencananya akan dibuat juga bagi ponsel cerdas seprti Blackberry, Android dan Palm Pre.

Menurut kabar yang beredar, Apple telah memproteksi dengan ketat aplikasi ini agar tidak bisa digunakan oleh anak-anak dibawah umur. Upaya ini juga untuk mengantisipasi protes yang mungkin datang sebagaimana peluncuran aplikasi iPhone kontroversial sebelumnya. Sayangnya belum ada keterangan resmi dari Apple mengenai aplikasi iPorn ini.

By :  avandi di http://avandi.wordpress.com

Sumber Okezone

Tepat Memilih Problem Hidup

jarot_w
Pernahkah kita, suatu saat, membayangkan bahwa kita hidup bebas dari masalah? Hampir semua orang membayangkan hal itu. Karena masalah adalah sumber kegelisahan dan kesusahan, pemantik kesedihan juga kemarahan, pemicu keresahan dan keputusasaan. Semua orang menginginkan bahwa kehidupannya akan mengalir bebas laksana sungai bertemu lautan. Tak satupun halangan dapat mencegat kebebasannya mengalir ke arah yang ia suka. Ya, semua orang ingin bebas. Bebas dari masalah keluarga, kerja, keuangan, hutang, anak, pendidikan anak, orang tua, mertua, kakak, adik, tetangga, kepribadian, mental, harga diri, martabat dan masih banyak lagi.

Tapi pernahkah kita berpikir dan merenung, bahwa masalah-masalah itu muncul justru karena kita yang memunculkannya. Kita yang menciptakannya. Dan kita juga yang mendisainnya.

Kita sebenarnya, sadar atau tidak, mungkin telah lama melakukannya, atau sedang melakukannya, atau akan melakukannya, mendisain sebuah masalah untuk diri kita sendiri, menumpuknya, bahkan membuat daftar masalah yang akan dan perlu untuk dilakukan.

Kalau dahulu seringkali kita mendapatkan cerita para orang tua yang berpesan kapada anak-anaknya, dengan ungkapan yang kadang terdengar sangat sederhana, “Nak, jangan main hujan-hujanan!”, karena dia tahu betul, bahwa main hujan-hujanan kadang bisa menyebabkan demam, flu dan lain-lain. Artinya, akan ada masalah kesehatan bila itu dilakukan, dan yang pasti, sakit adalah masalah bagi siapa saja. Demam akan membuat si anak menjadi malas, rewel, dan itu akan mengganggu orang tuanya, kakak dan adiknya, mungkin juga kakek dan neneknya, juga tetangga-tetangganya. Sehingga betapa dahsyatnya sebuah masalah yang timbul akibat seorang anak yang bandel main hujan-hujanan. Telah membuat atmosfir hubungan anak dan orang tua menghangat, lalu memanas menyapa para tetangga.

Ada juga misalnya cerita dari ulah lidah, yang ceroboh dalam berkata-kata, enteng dalam berbicara, ceplas-ceplos tanpa tata krama, alias “asbun”. Lalu sampailah kepada kita berita perang antar keluarga, duel antar tetangga, bentrok antar warga dan juga pertikaian antar negara. Semua terjadi karena ulah makhluk kecil tak bertulang kita ini. Alangkah dahsyatnya ulah lidah tatkala ia telah pahit, sehingga menjadikan pahit semua hidangan persaudaraan.

Atau kisah seorang laki-laki yang menikah lagi. Tidak dilarang memang. Akan tetapi karena ada perangkat tertentu yang hilang, maka seluruh bangunan rumahtangganyapun sedikit demi sedikit runtuh, pelan, namun pasti. Ya, karena laki-laki itu kehilangan perangkat penting dalam dirinya. Hati jernihnya. Ia telah tidak bisa mendeteksi siapa calon istri berikutnya itu, yang ternyata adalah bukan calon istri yang baik. Lalu ia menikahinya, Sehingga saat-saat berikutnya adalah episode percekcokan antar anggota keluarga, ia dan istri terdahulunya, ia dan istri berikutnya, ia dan keluarga dari istri-istrinya, ia dan anak-anaknya, ia dan saudara-saudaranya, ia dan orang tuanya, ia dan mertua-mertuanya, ia dan siapa saja. Dahsyat bukan?

Bisa juga problem yang muncul dalam hidup kita adalah kebodohan dan kemiskinan, karena kita sadar atau tidak, telah memilih perahu kemalasan untuk mengantar kita ke pulau itu. Lalu sampailah kita di sana dalam kondisi bermasalah. Sehingga permasalahan kita telah menjadi masalah juga buat anak-anak kita, istri kita, keluarga kita, tetangga kita, dan semua yang ada di sekitar kita.

Masalah kesehatan dan waktupun sering kita temui. Bukan tidak sadar ketika kita menyantap makanan, menghirup udara, tidur, menyalurkan hobi, dan bekerja. Tapi kadang kala kesadaran kita hilang tatkala di hadapan kita sudah tersedia santapan penambah kolesterol, penumpuk lemak, penyumbat pembuluh darah, perusak ginjal, pembunuh jantung dan paru-paru. Kita telah menjadi lupa bila sudah terbuai kesegaran udara AC, tidak ingat lagi bahwa jam tidur kita hampir sama dengan tidurnya bayi, tidak ingat lagi bahwa permainan bulu tangkis kita sudah melebihi jam latihan para atlet bulu tangkis sekalipun, tidak ingat lagi bahwa urusan tanaman dan bunga di rumah kitapun telah menjadikan kita bak seorang juru taman, juga kita sering lupa, ternyata urusan pekerjaan kita kadang kala telah menghabiskan 29 jam sehari. Lalu, pilihan-pilihan itu membuat waktu kita menyempit, susah bertemu anak, susah bertemu istri, susah bertemu keluarga, susah bertemu tetangga, susah bertemu teman-teman kita. Tapi sekali lagi, masalah itu, kitalah yang telah memilihnya, kadang.

Problem besar kita yang lain adalah, ketidakharmonisan hubungan kita dengan Sang Pencipta, telah membuat buta mata hati, mamatikan hati nurani, juga menumpulkan kreasi. Deretan masalah telah sering kita temui, do’a yang belum terkabul, cita-cita yang belum terpenuhi, harapan yang makin terasa jauh. Barangkali kita telah lupa dan semakin tidak tahu, bahwa ternyata Sumber Kekuatan itu telah menjauh dari kita, mungkin juga sudah sangat lama menjauh dari kita, sehingga gapaian tangan cita-cita kitapun tak lagi sampai kepada-Nya, perjalanan do’a kitapun tak lagi bisa menemui-Nya. Sungguh dahsyat akibat yang kita rasakan bila kita tidak sadar memilih problem hidup seperti itu, apalagi dengan sadar kita melakukannya.
Wallahu A’lam.

Obat KUAT maknyussss…

kiat-lelaki-obat-kuat
Kisah mengenai obat kuat untuk pria,baik yang 100% alami (herbal),kimiawi,maupun herbal yang dicampuri bahan kimia obat (BKO) tampaknya tak kan pernah berakhir. Yang baru saja menghebohkan adalah penarikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) dari pasar dan pelarangan peredaran 22 merk jamu/obat kuat pria yang terbukti dicampuri BKO.

Ke-22 obat yang dicampuri BKO tersebut yakni Blue Moon,Tripoten,Caligula,Cobra X,Kuat tahan Lama,Kal Gao 69,Lavaria,Maca Gold,Okura,Otot Madu,Rama stamina,Sanomale, Sari Madu,Sunni Jang Wang,Teraza,Top One,Urat Perkasa,Ju-Mex (produk dalam negeri),Hwang Di Shen Dan,Manovel,Stanson,Sunni Jang Wang Xeng Ying Dan (impor).

Obat kuat pria masih terus diproduksi kalangan industri jamu tiada lain karena barang tersebut masih terus dicari oleh masyarakat,khususnya oleh kaum pria. Kaum pria Indonesia masih banyak yang mengkonsumsi obat kuat tiada lain karena persepsinya tentang seks,khususnya mengenai hubungan seksual antara pria dan wanita,masih banyak yang sesat. Ketersesatan persepsi tentang seks masih diidap oleh banyk pria disebabkan hadirnya mitos-mitos tentang seks yang salah kaprah. Mitos tentang seks dimaksudkan sebagai anggapan umum tentang seks. Anggapan umum tentang seks sesungguhnya banyak yang salah atau tidak benar,tetapi sudah terlanjur dipercaya kebenarannya.

Berbagai mitos seks yangs alah kaprah antara lain: dalam aktivitas making love (ML) alias bercinta,perempuan akan terpuaskan bila pasangannya (pria) berlaku garang/ganas bak harimau mengamuk,mampu melakukan penetrasi sebanyak mungkin,dan mampu ber-ML selama mungkin. Untuk tujuan itu,pria perlu mengonsumsi obat kuat. Tanpa mengonsumsi obat kuat,pria akan loyo, dan akhirnya akan membuat kecewa pasangannya. Jadi tujuan banyak pria mengonsumsi obat kuat agar tidak terkesan loyo,sehingga mampu memuaskan pasangannya. Dengan cara itu,harga diri pria akan tetap terjaga dan pasangannya akan tetap lengket bak perangko. Karena itu,hanya pria-pria yang kurang percaya diri (PD) yang suka berburu obat kuat.

Memacu Jantung

Dampak nyata dari obat kuat bagi pria yang mengonsumsinya lebih pada sisi psikologis. Dalam hal ini,pria yang mengonsumsi langsung kena sugesti. Dengan mengonsumsi obat kuat,pria akan merasa perkasa,siap tempur,dan siap memenangkan “pertempuran”. Padahal sesungguhnya “bertempur” sungguh-sungguh,belum tentu demikian. Bila badan dalam kondisi lelah dan kurang istirahat.,obat kuat tak akan cespleng. Bahkan justru akan berakibat sebaliknya yakni menemui “Edi Tansil” (Ejakulasi Dini Tanpa hasil)

Obat kuat alami yang umumnya mengandung ekstrak ginseng,pasak bumi,yohimbe,cabe Jawa,madu,purwoceng,dan tanaman aprodisiak (pembangkit gairah seksual ) lain,bila dikonsumsi berlebihan dan dalam kondisi perut kosong,justru akan memacu kerja jantung. Degub jantung menjadi lebih cepat. Ramuan yang dipercaya mampu meningkatkan gairah seksual ini sejatinya kurang baik untuk kesehatan jantung. Apalagi bila dikonsumsi dengan minuman kimiawi penambah energi (energy drink) yang banyak dijual dipasaran,bisa menimbulkan akibat fatal. Kasus meninggalnya seorang dokter dari daerah Kebumen di sebuah hotel di Purworejo beberapa tahun lalu,terbukti hanya karena mengonsumsi obat kuat yang dicampur energy drink saat hendak ML dengan pasangannya. Bila obat kuat alami yang dicampur energy drink kimiawi saja dapat menimbulkan kematian bagi yang mengonsumsinya,tentunya obat kuat alami yang dicampur BKO juga akan berdampak sama.

Ditambah “Viagra”

BKO yang ditemui pada 22 merk obat kuat pria yang ditarik dari peredaran beberapa hari lalu umumnya adalah sildenafil sitrat. BKO jenis ini merupakan bahan utama Viagra,merk obat kuat dari AS yang selama ini dianggap paling cespleng dan harganya sangat mahal (satu butir diatas Rp 100.000). Dengan ditambah sildenafil sitrat,obat kuat alami akan berpengaruh lebih cepat. Pria yang mengonsumsi obat kuat alami yang ada sildenafil sitrat nya akan lebih cepat ereksi. Bila tubuh pihak yang mengonsumsinya dalam kondisi prima,dengan perut berisi dan istirahat cukup,tentu tak akan menimbulkan dampak negatif.Tetapi bila kondisi kurang fit,perut kosong dan lelah,penggunaan obat alami yang ada sildenafil sitratnya akan memacu kerja jantung dan pada akhirnya dapat menimbulkan kematian.

Bila Badan POM akhirnya menarik peredaran obat kuat alami yang dicampuri bahan baku Viagra,kebijakan tersebut merupakan langkah yang sangat tepat. Sayangnya,produsen obat kuat alami sudah terbiasa dengan tindakan penarikan dari otoritas resmi. Dengan lihai,mereka akan bermain petak umpet. Tidak lama kemudian mereka pasti akan memproduksi obat kuat merk baru dengan perusahaan baru pula. Biasanya pada tahap awal obat kuat alami merk baru tersebut tidak akan ditambahi apa-apa. Bila pengawasan pemerintah dirasa  telah kendor,obat kuat yang diproduksinya pasti akan ditambahi lagi sildenafil sitrat atau BKO lainnya.

Sekarang tinggal bagaimana kemampuan pemerintah (Badan POM) menghadapi permainan ‘petak umpet’ yang dilakukan sejumlah produsen ‘jamu kuat’ yang nakal itu.

Oleh : Yohan SS (pemerhati masalah obat tradisional dan Konsultan Industri Jamu)

Ditulis ulang oleh : Isti di klinik-sehat.com

Nah, sudah saatnya kita perlu hati-hati dan waspada terhadap maraknya peredaran obat-obatan yang berbahaya ini, walaupun tertera dalam kemasannya bahwa obat tersebut aman untuk dikonsumsi, ternyata masih ada campuran bahan kimia berbahaya yang dengan sengaja dicampurkan.
Dalam rangka inilah kami mencoba memberikan informasi kesehatan bagi para pembaca yang budiman, untuk mendapatkan obat-obatan herbal, alami dan aman, pembaca bisa mampir ke gerai obat & suplemen herbal, semua produk kami telah melalui uji klinis di DEPKES dan BADAN POM serta bersertifikat HALAL dari MUI.

Ketika Sabar Tak Lagi Berpahala

as         Judul yang aneh bukan ? ya, pembaca mungkin juga merasa aneh dengan judul di atas, sebagaimana saya sendiri juga merasa aneh, ketika sabar tak lagi berpahala. Karena kita semua tahu, bahwa sabar dalam agama manapun adalah sikap yang sangat terpuji.

        Sebenarnya saya mendapatkan judul tersebut juga dengan kebetulan. Awalnya, saya mempunyai seorang sahabat, yang sedang mengalami rentetan masalah, datang silih berganti. Tapi saya juga melihatnya sebagai orang yang sabar. Kadang mengeluh juga meski tak lama. Namun lama kelamaan, saya geregetan juga melihat sikapnya, yang pada saat-saat tertentu, kadang melebihi kuota yang telah ditetapkan agama.

        Coba pembaca bayangkan, tapi membayangkan apa dong ? kan pembaca belum tahu peristiwa yang dialami oleh sahabat saya itu. Jadi begini ceritanya, tapi sedikit saja ya, karena alasan privasi loh. Sahabat saya itu, sekarang dalam persiapan untuk menyempurnakan separuh dari agamanya, alias mau menikah. Akan tetapi, ternyata ada kompetitor lain yang siap "menjegal" langkahnya. Dimulai dari serangan sms, sampai pengerahan "pasukan" besar-besaran guna "mematikutukan" sang pangeran.

        Tentu pembaca penasaran, bukan? Tapi nggak juga tidak apa-apa, alias e ge pe… jadi maksud saya, serangan sms adalah teror maut yang pernah ia tebar, hampir sepanjang hari, tak peduli siang ataupun malam, selama hayat masih dikandung badan, mungkin begitu pikirnya. Nah, kalau "pasukan", pasukan apa dong? Mungkin karena ia merasa sebagai seorang kompetitor kelas wahid, jadi tidak akan tanggung-tanggung dalam melancarkan serangan, yang atraktif, yang inovatif, yang kompetitif, yang efektif, dan semua kata yang berakhiran  "tif", he.he..

        Dimulai dari keluarganya, adik, kakak, ibu, semua ia kerahkan untuk menundukkan hati sang gadis. Tidak mempan. Maka teman-temannya pun jadi amunisi, dari teman sekantor, sekampus, seprofesi, semuanya. Nihil. Ia siapkan juga peluru-peluru baru, dari teman-teman sang gadis sendiri. Gagal. Sungguh sangat dramatis, tapi itu realistis, karena saya juga paling tidak senang, ada kisah yang terlalu kuat aroma dari bumbu-bumbu dramatisasinya.

        Nah, suatu hari, ketika datang serangan-serangan baru, yang sasarannya adalah sahabat saya dan calon istrinya, ternyata ia tangkis pakai jurus-jurus lamanya, yang sudah basi dan expired itu, sabar. Bukan berarti saya menolak, apalagi membenci sikap sabarnya. Akan tetapi, bukankah kita tahu, bahwa mempersilakan lawan untuk menampar lagi pipi kanan kita, setelah pipi kiri sudah ditampar, adalah sikap pengecut, alias cemen abis. Ya, itulah yang saya tidak suka.

        Sesungguhnya, menjaga kehormatan adalah wajib, menjaga harta adalah wajib, menjaga jiwa adalah wajib, menjaga diri adalah wajib, dan menjaga akal adalah wajib. Tak ada tawar menawar, karena agamapun melindunginya.

        Tapi ada sisi lain, yang menarik, yang menurut saya sering terjadi dalam kehidupan kita. Ternyata sabar, dalam kasus sahabat saya di atas, tidak hanya terjadi pada orang yang sabar atas situasi privasinya. Bahwa sikap sabar, juga buruk pada saat-saat tertentu, bila menjamah pada situasi finansial seseorang. Di mana ia bersabar pada kondisi sulit, tapi ya itu tadi, sabar yang kelebihan kuota. Sehingga, mau tidak mau, masuk dalam deretan para "elit", alias ekonomi sulit.

        Nah, di sinilah, para pembaca yang budiman, judul aneh yang saya maksud tentang sabar yang tak lagi berpahala itu. Tatkala seseorang sabar yang kelewat batas, sehingga sabarnya membuat ia lupa tentang potensi sesungguhnya, yang ia miliki. Sanggup tapi tak mau, mampu tapi malas, bisa tapi enggan.

        Oleh karena itu, patut kiranya kita, sedikit saja bercermin (banyak juga tidak apa-apa kok, apalagi sering. He..he.) pada…..pada apa ya, pembaca..? ya pada apa saja yang ada di sekitar kita, entah itu pengemis, barangkali. Atau semut, atau rayap, atau bahkan berang-berang…. Itu karena, mereka adalah makhluk yang tidak pernah sabar, sehingga ketidaksabarannya malah berpahala.

Lelaki Berjubah, Lengkap Dengan Sorbannya

 

Hari itu sang maestro fikih sedang menyampaikan ilmu-ilmunya, di hadapan para jama’ah yang sebagiannya juga merupakan cikal bakal maestro-maestro fikih. Beliau adalah Abu Hanifah, imam ahlirro’yi. Sesuai dengan julukannya, yang disandangkan oleh para imam fikih lain karena ketajaman analisanya, kedalaman pandangannya, sekaligus kekokohan dan kekuatan ilmunya, maka tidak mengherankan bila ia adalah pusat rujukan, dari kalangan bawah sampai pejabat dan penguasa negeri. Dan siang itu beliau sangat menikmati ceramahnya, sampai-sampai meminta para jama’ah mengijinkannya untuk menyelonjorkan kedua kakinya, bukan karena tidak santun dengan jama’ahnya, tapi lebih disebabkan uzur usianya.

Namun tiba-tiba datanglah seseorang yang mengenakan jubah lengkap dengan sorbannya. Lalu duduk bersama jama’ah, turut mendengarkan sang imam. Demi melihat tamu yang datang, disertai aneka atribut keulamaan yang dikenakannya, serta merta sang imam menarik kedua kakinya, sebagai rasa hormat padanya. Ya, sang imam mendapati tamu mulia, maka ia memuliakannya, terlebih sang tamu adalah seorang ulama juga, begitu kira-kira dalam pikiran sang imam.

        Selesai ceramah, tibalah saat-saat bertanya, dan sang ulama pun mengangkat tangan, tanda mau bertanya. Melihat itu, sang imam pun bergegas menyiapkan diri untuknya, untuk menjawab pertanyaan sang ulama.

        "Wahai imam, apa pendapat anda jika ada orang yang mengerjakan sholat maghrib, di waktu maghrib, akan tetapi matahari belum terbenam?".

        Demi mendengar pertanyaan "sang ulama", sang imam pun segera menyelonjorkan kedua kakinya kembali sebelum kemudian berkata: "Berarti Abu Hanifah boleh menyelonjorkan kakinya kembali".

        Bila kita cermati, betapa sosok-sosok "sang ulama" di atas sungguh sering kita jumpai, bahkan ada pada semua kalangan masyarakat kita. Sosok yang lebih dikenal dalam peribahasa kita sebagai "tong kosong nyaring bunyinya", yang juga diungkapkan dalam peribahasa arab "faaqidus syai’i laa yu’thi", yang tidak memiliki apapun, tak akan memberi apapun.

Sebuah ironi memang, tapi itulah kenyataannya.